Factsheet: Sustainable Land Use Planning (SLUP)

Apa  itu  SLUP  ?
SLUP  -  Sustainable Land  Use Planning  atau  perencanaan  penggunaan  lahan berkelanjutan  merupakan  salah  satu  metode perencanaan  wilayah  yang megarusutamakan masyarakat adat/lokal  sebagai  pelaku.  SLUP  menegaskan perencanaan wilayah berdasarkan sistem kelola komunitas yang ditujukan bagi kesejahteraan masyarakat dan keberlanjutan fungsi  layanan  alam. Setidaknya ada  lima  dimensi  yang  menjadi  penting  dalam  SLUP  yaitu  dimensi  sosial, budaya,  lingkungan,  ekonomi  dan  pemerintahan.

Mengapa  SLUP  ?
SLUP  menekankan  pada  optimalisasi  pengelolaan  tanah  berkelanjutan  yaitu dengan  memperhat i kan  kemampuan  t anah  berdasarkan  kesesuai anpemanfaatan  dan  penggunaanya  termasuk  kemampuan/kapasitas  sumber daya. Kesesuaian tanah  yang  dimaksud adalah kecocokan  karakteristik  wilayah yang  dibentuk  oleh  bio  –  fisik  terhadap  tanaman  tertentu.  Setiap  wilayah  memiliki tingkat  kecocokan  masing  –  masing  dengan  tanaman  tertentu,  kecocokan tersebut  bukan  menjadi  dasar  yang  mutlak  untuk  pengembanganya,  aspek hukum,  penguasaan  dan  aspirasi  menjadi  dasar  penting  dalam  penyusunan.Dalam prakteknya SLUP mengubah pradigma pembangunan desa yang hanya ditentukan oleh (kebijakan)  dari pusat atau sekedar pemerintah, tetapi  lebih  dari itu  yaitu mendorong masyarakat menjadi subjek perencana yang didukung oleh
pemerintahan  daerah.  Melalui  SLUP ,  penyelengaraan  pemerintahan  daerah tidak  lagi  dijalankan  dengan  menggunakan      ‘command  and  rule  paradigm’ seperti  masa  lalu  tetapi  pada  participatory  approach.  Dengan  memberi  akses pada  masyarakat seluas  luasnya  untuk  berpartisipasi  dalam  perencanaan  maka semakin  tinggi  rasa  kepemilikan  terhadap  hasil-hasil  pembangunan  itu  sendiri.

Share on Google+0Tweet about this on TwitterShare on Facebook0Email this to someonePin on Pinterest0Share on LinkedIn0

Tagged: