Mengenal Portal TANAHKITA.ID

Kasmita widodo, tanahkita.id

Kasmita widodo, saat memberikan penjelasan tentang portal tanahkita.id di Bogor (9/5)

Pengembangan sistem informasi monitoring Konflik Sumberdaya Alam & Cakupan Wilayah Kelola Rakyat dimulai pada tahun 2012 melalui koalisi Geodata Nasional (JKPP, HuMA, FWI, KpSHK dan JATAM). Sistem informasi ini terus dikembangkan dan diperbaiki sebagai upaya meningkatkan kualitas data dan pada 9 Mei 2017 kemarin soft launching portal www.tanahkita.id dilakukan di Bogor.

Baca: Pemerintah Perlu Menggunakan Data TANAHKITA.ID

Portal ini dibangun untuk menampilan 2 (dua) tema yaitu Konflik SDA dan Wilayah yang dikelola (dikuasai) rakyat. Tujuannya untuk memonitor sebaran konflik yang disebabkan pemanfaatan sumberdaya alam serta upaya penyelesaiannya, serta kemajuan penguasaan tanah & SDA oleh rakyat atas komtimen-komitmen pemerintah.

data portal tanahkita.idInformasi konflik memuat dampak konflik; jumlah jiwa, luas wilayah, nilai ekonomi dan aspek lain yang termuat dalam narasi maupun lampiran dokumen pendukung. Informasi wilayah kelola rakyat mencakup luasan tanah dan SDA yang dikuasai rakyat dengan berbagai skema (Reforma Agraria, Perhutanan Sosial, Hutan Adat, Wilayah Adat). Jumlah dan kualitas data ini masih dalam proses input dan perbaikan-perbaikan dan masih bersifat sementara.

Untuk membantu navigasi letak konflik dan situasi tenurial di wilayah tersebut, anda bisa menambahkan layer peta-peta tematik, seperti peta partisipatif, peta kawasan hutan, peta perijinan, peta restorasi gambut dll.

Baca : Hari Ini, Portal Tanahkita.id Dilaunching

Kami menyadari data-data ini masih banyak bersifat indikatif karena ketersediaan data-data spasial (peta tematik) masih belum begitu banyak menjadi informasi publik. Namun, dengan keterbatasan itu justru menjadi penyemangat bahwa kita kejelasan informasi spasial menjadi penerang sebagai tindakan pencegahan atau tindikan terhadap korupsi di sektor-sektor sumberdaya alam.

Baca: Portal Data Wilayah Kelola dan Konflik Segera Diluncurkan

Keterlibatan dan dukungan jaringan masyarakat sipil dan para pihak yang peduli pada pengurusan konflik agraria dan SDA menjadi sangat penting di dalam memperbaiki dan meningkatkan kualitas data dalam portal ini. Sehingga portal ini menjadi salah satu sumber informasi di dalam kerja-kerja advokasi dan pembelaan hak-hak rakyat maupun pengaturan dan pemanfaatan tanah, air dan sumberdaya alam Indonesia.

Kami mengundang kepada kawan-kawan yang berminat untuk memperkuat kualitas dan jumlah data dalam portal ini dapat berkontribusi sebagai pelapor, editor, peneliti dan dukungan lainnya. Lembaga-lembaga atau individu yang bersedia berkontribusi akan dimuat dalam koalisi pendukung tanahkita.id. Semoga bermanfaat.

Penulis : Kasmita Widodo

 

Share on Google+0Tweet about this on TwitterShare on Facebook0Email this to someonePin on Pinterest0Share on LinkedIn0

1 comment

  1. Faisal May 14, 2017 2:20 am  Reply

    Menginformasikan tentang sebaran potensi dan konflik terkait sistem tata kelola SDA dari sabang sampai papua.

Leave a comment

Your email address will not be published. Required fields are marked *