Peran Perempuan dalam Pemetaan Partisipatif

Peran perempuan dalam pemetaan partisipatifPerempuan mempunyai peran penting dalam proses pemetaan partisipatif, sejak dari perencanaan, pelaksanaan hingga evaluasi hasil.

Pengalaman dan pengetahuan perempuan dalam pengelolaan sumberdaya alam selama bertahun-tahun merupakan sumber informasi yang akurat dan dapat dipercaya.

Demikian disampaikan Ketua PKK Desa Warungbanten, Imas Siti Masitoh, saat kegiatan pelatihan penggalian data sosial pemetaan partisipatif pada Jum’at (23/3/2018) malam di Imah Gede Kasepuhan Cibadak, Desa Warungbanten Kec. Cibeber, Kab. Lebak.

Peran perempuan dalam pemetaan partisipatifMenurut Imas, di Desa Warungbanten, setiap hari ibu-ibu selalu bergelut dengan pengelolaan sumber daya alam, mulai dari mengolah sawah, huma, tegalan hingga meramu hasil alamnya.

“Sebagian besar aktifitas ibu-ibu disini bertani atau berladang, jadi setiap hari ngantornya di huma atau di sawah” ujar Imas.

Imas menyampaikan kebanggannya saat dilibatkan dalam penggalian data sosial. Selain dapat memperoleh pengalaman, juga memperoleh data yang tepat dalam hal pengelolaan SDA di Desa Warungbanten.

“Kami beserta kelompok PKK akan terjun membantu pemetaan partisisatif ini dengan sungguh-sungguh, karena bermanfaat untuk kami dan desa tercinta” terangnya.

Peran perempuan dalam pemetaan partisipatif

Share on Google+0Tweet about this on TwitterShare on Facebook0Email this to someonePin on Pinterest0Share on LinkedIn0

Leave a comment

Your email address will not be published. Required fields are marked *